Nanas

0 komentar
Buah ini banyak mengandung vitamin A dan C sebagai antioksidan. Juga mengandung kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa, dan enzim bromelain.
Bromelain berkhasiat sebagai antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung, serta menghambat pertumbuhan sel kanker. Kandungan seratnya dapat mempermudah buang air besar pada penderita sembelit.

Beberapa khasiat buah nanas yang telah masak:

* bersifat dingin,
* dapat mengurangi keluarnya asam lambung yang berlebihan,
* membantu pencernaan makanan di lambung,
* antiradang,
* peluruh kencing (diuretik),
* membersihkan jaringan kulit yang mati,
* mengganggu pertumbuhan sel kanker,
* menghambat penggumpalan trombosit.

Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan buah nanas:

1. Air perasan (Jus) Nanas: Cacingan, radang tenggorokan, Beri-beri, menurunkan berat badan, masalah pencernaan
2. Daun Nanas (cuci bersih, ditumbuk halus, balurkan pada yang sakit): Untuk luka bakar, gatal dan bisul
3. Ketombe: Sediakan 1/4 buah nanas masak. Kupas kulitnya, lalu parut, peras, dan saring. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis dan aduk sampai rata. Gunakan ramuan ini untuk menggosok kulit kepala yang berketombe. Lakukan malam sebelum tidur. Keesokan paginya rambut dikeramas. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.
4. Peradangan kulit: sediakan 1/2 buah nanas yang telah masak. Kupas kulitnya, lalu parut. Hasil parutannya dipakai untuk menggosok kulit yang bersisik dan mengelupas. Lakukan sekali sehari, malam sebelum tidur. Keesokan paginya baru dicuci bersih. Lakukan setiap hari.
5. Sembelit: minum air perasan dari 3 buah nanas, namun pilihlah buah yang belum matang benar dan agak sedikit asam.

Mentimun

0 komentar
Mentimun yang memiliki nama ilmiah Cucumis sativus telah lama di kenal sebagai pelengkap bahan makanan: lalapan, campuran pecel, dibuat acar, atau minuman segar.

Mentimun yang memiliki nama ilmiah Cucumis sativus, mengandung 0,65 persen protein, 0.1 persen lemak dan 2,2 persen karbohidrat. Buah tanaman merambat ini juga mengandung kalsium, zat besi, magnesium, fosforus, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2 dan vitamin C. Biji timun sendiri mengandung racun alkoloid jenis hipoxanti, yang berfungsi untuk mengobati cacingan.

Pemakaian luar

* Jerawat.
Buah mentimun dicuci lalu diiris-iris. lrisan mentimun ditempelkan dan digosok-gosok pada kulit yang berjerawat. Lakukan setiap hari.

* Flek hitam bekas jerawat.
Ambil ujung buah mentimum sepanjang kira-kira 5 cm, lalu parut. Ambil kunyit sebesar ibu jari, kemudian ditumbuk dan ambil airnya. Air kunyit itu dicampurkan dalam mentimum yang sudah diparut itu. Kemudian sapukanlah ke wajah. Lakukan setiap hari sampai flek menghilang. Atau, Anda bisa menggunakan spray toner buatan sendiri. Caranya, parut satu buah mentimun yang sudah dikupas. Saring dan ambil airnya, campurkan dengan dua sendok teh madu. Kemudian masukkan campuran itu ke dalam botol yang dilengkapi laat penyemprot. Semprotkan ke wajah dua kali sehari.

* Sakit tenggorokan.
Caranya, campurkan sedikit biji mentimun dengan sedikit garam. Kemudian tambahkan air. Gunakan campuran itu untuk berkumur.

Diminum atau dikonsumsi

* Tekanan darah tinggi.
Caranya, 2 buah ketimun segar dicuci bersih lalu diparut. Hasil parutannya diperas dan disaring, lalu diminum sekaligus. Lakukan 2-3 kali sehari.

* Sariawan.
Setiap hari makan buah ketimun sebanyak 9 buah. Lakukan secara rutin.

* Membersihkan ginjal.
Mentimun segar dicuci lalu diparut. Hasil parutannya diperas dan disaring. Airnya diminum sedikit demi sedikit sampai lambung terbiasa menerima cairan mentimun.

* Demam.
Ambil mentimun secukupnya, dicuci bersih, lalu diparut. Hasil parutannya diletakkan di atas perut.

* Haid tidak teratur.
Giling halus 10 lembar daun cocor bebek, 5 jari labu air, 5 buah majakan, 1 buah mentimun, 10 lembar daun dadap srep, 10 lembar daun sambaing colok, tambahkan air garam secukupnya. Kemudian diusapkan ke perut, lalu balut. Lakukan dua kali sehari.

* Sebagai penyegar mulut.
Setelah menyikat gigi, makanlah beberapa iris buah mentimun. Nafas Anda pun akan terasa segar.

Obat Alami Sariawan

0 komentar
Sariawan atau stomatitis adalah radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan. Bercak itu dapat berupa bercak tunggal maupun berkelompok. Sariawan dapat menyerang selaput lendir pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, gusi, serta langit-langit dalam rongga mulut. Meskipun tidak tergolong berbahaya, namun sariawan sangat mengganggu.

Sariawan dapat disebabkan oleh kondisi mulut itu sendiri, seperti kebersihan mulut yang buruk, pemasangan gigi palsu, luka pada mulut karena makanan atau minuman yang terlalu panas, dan kondisi tubuh, seperti adanya alergi atau infeksi.

Tanaman yang berkhasiat untuk mengobati sariawan adalah sbb:

* Daun Jambu Biji

Rebus dalam 1 liter air: 1 genggam daun jambu biji segar dan 1 jari kulit batangnya. Saring air hasil rebusan dan minum sehari 2 kali

* Daun Sirih

Petik 1 atau 2 lembar daun sirih. Cuci daun hingga bersih lalu kunyah hingga lumat. Biarkan daun sebentar di dalam mulut; terutama di bagian yang terkena sariawan.

* Rimpang Temu Kunci (bahasa jawa: kunci)

Rimpang temu kunci dapat dii kunyah lalu di telan. Mengunyah irisan rimpang bersama pinang selain dapat menyembuhkan sariawan juga dapat menyembuhkan batuk kering.

SKKD Animasi

0 komentar
DASAR KOMPETENSI KEJURUAN DAN KOMPETENSI KEJURUAN

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

BIDANG STUDI KEAHLIAN : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA

KOMPETENSI KEAHLIAN : ANIMASI (073)

A. DASAR KOMPETENSI KEJURUAN

STANDAR KOMPETENSI


KOMPETENSI DASAR

1. Memahami wawasan animasi


1.1 Menjelaskan sejarah animasi

1.2 Menggambarkan proses produksi animasi

1.3 Menjelaskan teori dasar animasi dan sinematografi.

2. Merancang nirmana datar dan ruang


2.1 Menjelaskan unsur dan prinsip nirmana dua dan tiga dimensi

2.2 Menjelaskan bahan dan alat dalam menciptakan nirmana dua dimensi dan tiga dimensi

2.3 Membuat komposisi berdasarkan elemen estetis

2.4 Menyusun komposisi wujud geometris dalam nirmana ruang

2.5 Menyusun komposisi warna dalam nirmana datar.

3. Menggambar sketsa


3.1 Menjelaskan pengertian dan media sketsa

3.2 Menggambar sketsa dengan obyek benda, manusia, binatang, tumbuhan dan gedung.

4. Menggambar bentuk


4.1 Mendeskripsikan gambar bentuk-bentuk geometris

4.2 Mendeskripsikan gambar anatomi binatang

4.3 Mendeskripsikan gambar anatomi tumbuhan

4.4 Mendeskripsikan gambar anatomi manusia

4.5 Menggambar bentuk geometris, binatang, tumbuhan, manusia.

5. Menggambar teknik


5.1 Menjelaskan dasar-dasar menggambar proyeksi ortogonal

5.2 Menggambar proyeksi ortogonal obyek geometrik

5.3 Menjelaskan dasar-dasar menggambar perspektif

5.4 Membuat gambar perspektif satu titik mata

5.5 Membuat gambar perspektif dua titik mata.

6. Mengoperasikan komputer grafis dan animasi


6.1 Menjelaskan prosedur penggunaan program photoshop

6.2 Mengaplikasikan menu dan tool program photoshop

6.3 Menjelaskan dasar-dasar penggunaan program CTP / Macromedia Flash

6.4 Mengaplikasikan menu dan tool program animasi grafis

6.5 Menjelaskan prosedur penggunaan program animasi grafis

6.6 Mengaplikasikan menu dan tool program animasi grafis.

7. Memahami prinsip menggambar animasi


7.1 Menjelaskan prinsip menggambar animasi pose to pose dan timing

7.2 Menjelaskan prinsip menggambar prinsip animasi secondary action dan ease in and out

7.3 Menjelaskan prinsip mengggambar animasi anticipation dan follow through

7.4 Menjelaskan prinsip menggambar animasi squash and stretch

7.5 Menjelaskan prinsip menggambar animasi arcs and exaggaration

7.6 Menjelaskan prinsip menggambar animasi appeal and personality.

8. Menggambar karakter


8.1 Menggambar karakter manusia

8.2 Menggambar karakter binatang

8.3 Menggambar karakter tumbuhan

8.4 Menggambar karakter benda mati.

9. Menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)


9.1 Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

9.2 Melaksanakan prosedur K3

9.3 Menerapkan ketentuan pertolongan pertama pada kecelakaan.

B. KOMPETENSI KEJURUAN

STANDAR KOMPETENSI


KOMPETENSI DASAR

1. Membuat script continuity


1.1 Menjelaskan langkah-langkah membuat script continuity

1.2 Menjelaskan bahan dan alat dalam membuat script continuity

1.3 Memadukan kesinambungan alur cerita

1.4 Menyelaraskan teknis cerita.

2. Membuat exposure sheets


2.1 Menjelaskan langkah-langkah membuat exposure sheet

2.2 Menjelaskan cerita berdasarkan storyboard

2.3 Membuat exposure sheet dengan menerjemahkan storyboard ke dalam format teknis animasi.

3. Melengkapi exposure sheets dengan kode bibir dan soundtrack lainnya


3.1 Menjelaskan langkah-langkah membuat gambar exposure sheet dengan kode bibir dan soundtrack

3.2 Menguraikan dialog per cut sesuai dengan bentuk gerak bibir

3.3 Mengidentifikasi kebutuhan jumlah frame berdasarkan dialog

3.4 Menuliskan kode bibir dan soundtrack pada exposure sheet sesuai dengan dialog.

4. Menghitung durasi pada setiap scene


4.1 Menjelaskan langkah-langkah menata durasi pada scene

4.2 Menjabarkan storyboard berdasarkan durasi setiap scene yang akan divisualisasikan

4.3 Menggabungkan durasi dialog dan visualisasi setiap scene

4.4 Menghitung durasi dari semua rekaman dialog yang ada pada seluruh cerita.

5. Membuat gambar antara


5.1 Menjelaskan langkah-langkah membuat gambar antara

5.2 Menjelaskan cerita dan alurnya berdasarkan script, story board, layout, exposure sheets dan posing

5.3 Menjelaskan acting dan ekspresi setiap karakter

5.4 Membuat gambar sesuai dengan panduan karakter

5.5 Menghidupkan setiap karakter.

6. Melakukan pekerjaan pewarnaan


6.1 Memilih bahan pewarnaan yang sesuai berdasarkan media.

6.2 Memilih program aplikasi yang sesuai dalam pewarnaan menggunakan komputer.

6.3 Mewarnai gambar sesuai dengan arahan color stylist.

7. Mewarnai gambar background


7.1 Menjelaskan langkah-langkah mewarnai gambar background

7.2 Menginterpretasikan gambar background dari background designer atau layout

7.3 Mengidentifikasi kebutuhan jenis warna

7.4 Melakukan warna pada gambar background.

8. Membuat gambar interior dan eksterior


8.1 Menjelaskan langkah-langkah membuat gambar interior dan eksterior

8.2 Menjelaskan bahan dan alat dalam membuat gambar interior dan eksterior

8.3 Menginterpretasikan kondisi lokasi berdasarkan deskripsi yang dinyatakan dalam naskah

8.4 Membuat gambar interior lokasi

8.5 Mermbuat gambar eksterior lokasi

9. Membuat gambar property


9.1 Menjelaskan langkah-langkah membuat gambar property

9.2 Menginterpretasikan kebutuhan property berdasarkan deskripsi yang dinyatakan dalam naskah

9.3 Mensketsa gambar property

9.4 Memvisualkan gambar property dalam bentuk tiga dimensi.

10. Menentukan perbandingan ukuran antara background dengan desin karakter


10.1 Menjelaskan langkah-langkah membuat perbandingan ukuran antara background dengan desain karakter

10.2 Menempatkan desain eksterior dan interior dalam model sheet dengan menyertakan desain karakter yang dibutuhkan

10.3 Menentukan perbandingan ukuran antara background dengan berbagai karakter yang diperlukan.

11. Membuat model obyek 3D bentuk hard surface dan organik


11.1 Menjelaskan konsep bentuk model 3D (hard surface)

11.2 Membuat bentuk model 3 D (hard surface)

11.3 Menjelaskan konsep bentuk model 3D (organik)

11.4 Menerapkan konsep dalam bentuk model 3 D (organik).

12. Membuat gambar tekstur


12.1 Menjelaskan langkah-langkah membuat wujud tekstur

12.2 Mengidentifikasi bahan dan alat dalam membuat wujud tekstur

12.3 Mendeskripsikan karakteristik atau deskripsi tekstur dan warna suatu bahan

12.4 Membuat gambar bertekstur.

13. Mengaplikasikan gambar background


13.1 Menjelaskan konsep cerita dan visualisasi

13.2 Mendesain gambar background

13.3 Mengaplikasikan gambar latar background pada layar gambar.

14. Menggambar karakter dan property


14.1 Menjelaskan skenario dan story board

14.2 Membuat pradesain dalam gambar setiap karakter dan properti sesuai konsep cerita.

15. Mendesain pipeline produksi


15.1 Menjelaskan skenario dan story board

15.2 Mengidentifikasi kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak.

16. Membuat game


16.1 Mengembangkan sebuah konsep menjadi sebuah game

16.2 Membuat project game.